Jumat, 17 November 2017

Resume Studi Kelayakan Bisnis

                 Studi Kelayakan Bisnis

     Studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya, dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan.

Faktor penyebab kegagalan usaha :

a. Kurangnya inovasi
b. Kurangnya informasi
c. Kurangnya memenuhi kebutuhan pasar
d. Kondisi lingkungan

Hal yang perlu dilakukan untuk studi kelayakan bisnis :

1. Data harus akurat
2. Tenaga ahli dalam tim studi kelayakan
3. Memperhitungkan saingan
4. Memudahkan perencanaan
5. Pengawasan dan pengendalian

Orang yang menggunakan studi kelayakan bisnis :

- Investor
- Lembaga keuangan
- Pemerintah (perluasan kesempatan kerja, kesejahteraan masyarakat)
- Masyarakat
- Pelaku bisnis
- Kreditur (lembaga peminjam uang)

Business project cycle :

a.) Identifikasi ide (pasar, produk)
b.) Preparation/preselection (pengumpulan data)
c.) Appreisal (penilaian, penelitian)
d.) Evaluasi
e.) Implementasi
f.) Monitoring evaluasi

Tahapan dalam melakukan studi kelayakan bisnis :

* Pengumpulan data
* Pengolahan data
* Analisis data
* Pengambilan keputusan (layak/tidak layak)
* Direkomendasikan
* Dilaksanakan

Berikut ini aspek-aspek yang harus diteliti dalam suatu Studi Kelayakan Bisnis, yaitu:

1.    Aspek hukum
Menyangkut semua legalitas rencana bisnis yang akan kita laksanakan yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku.
2.    Aspek sosial ekonomi dan budaya
Menyangkut dampak yang diberikan kepada masyarakat sekitar karena adanya suatu kegiatan usaha tersebut.
3.    Aspek pasar dan pemasaran
menyangkut apakah ada peluang pasar untuk produk yang akan dihasilkan oleh kegiatan usaha kita, dengan melihat hal-hal berikut :

4.    Aspek teknis dan teknologi
Menyangkut pemilihan lokasi, alat-alat, yang sesuai dengan hasil yang diinginkan, lay out, dan pemilihan teknologi yang sesuai.

5.    Aspek manajemen
Menyangkut pembangunan dan operasional.

6.    Aspek keuangan
Menyangkut sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar