Ekonomi Kreatif & Industri Kreatif
Ekonomi kreatif adalah tren atau era ekonomi baru yang lahir dari ide, kreativitas, yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama dalam melakukan proses ekonomi untuk menghasilkan produk dan memperoleh profit.
Selain ekonomi kreatif, juga terdapat industri kreatif. Industri kreatif nerupakan industri yang berasal dari pemanfaatan ide, kreativitas, keterampilan, dan bakat dari individu yang menciptakan lapangan pekerjaan, kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penciptaan dan pemanfaatan daya cipta individu tersebut.
Contoh dari industri kreatif yaitu :
1. Facebook.
2. Fashion.
3. Pasar seni dan barang antik.
4. Periklanan
5. Musik
6. Desain
7. Kerajinan, kesenian, arsitektur, dll.
Dengan adanya era ekonomi kreatif dan industri kreatif, maka lahirlah sebuah penyakit yang disebut "KITCH" yang mampu membuat barang remeh-temeh menjadi barang yang seolah-olah berharga. Misalnya seperti pada rumah makan cepat saji/fast food pada Mc. Donald. Disana para konsumen terutama pada kalangan anak kecil disediakan berbagai macam mainan dalam berbagai bentuk yang mampu menarik minat atau perhatian anak-anak. Sehingga mereka menjadi kecanduan dan selalu tertarik untuk makan di Mc. Donald hanya demi untuk mendapatkan mainan tersebut yang bisa membuat mereka merasa senang.
Saat ini, bukan hanya Jakarta dan Surabaya yang menjadi kota industri, namun Bandung juga menjadi kota industri yang justru lebih pesat dari Jakarta. Hal ini dikarenakan :
• Di Bandung terdapat banyak zona kreatif atau Ruang Publik Kreatif yang digunakan untuk meningkatkan kreatifitas publik dan menjadi nilai tambah ekonomi pada suatu kota.
• Terdapat bebagai komunitas seperti BMX, Skateboard, Mangudjo, dll. Komunitas ini juga menggunakan Ruang Publik Kreatif yang terdapat di Kota Bandung untuk dijadikan tempat latihan atau menunjukkan aksi mereka.
Fungsi dari Ruang Publik Kreatif yaitu :
a. Eksplorasi ide.
b. Apresiasi ide.
c. Eksperimen.
d. Berekspresi.
Dimana dari fungsi tersebut bertujuan untuk membentuk mindset dan moodset kreatif agar terus berinofasi.
Dapat disimpulkan bahwa Ekonomi Kreatif dalam hubungannya dengan Industri Kreatif adalah kegiatan ekonomi yang mencakup industri dengan kreativitas sumber daya manusia sebagai aset utama untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar